Puncak Pengaduan PPDB, Disdik Lakukan Sejumlah Langkah Antisipasi

0
2

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok melakukan berbagai upaya antisipasi pada puncak pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 yang diprediksi terjadi kemarin Senin (03/06) dan hari ini (04/06) hingga pukul 23.59 WIB.

Pasalnya, dua hari ini merupakan pembukaan pendaftaran jalur zonasi, di mana jalur tersebut masih menjadi yang paling mendominasi.

“Dua hari ini merupakan puncak pengaduan, karena pembukaan jalur zonasi. Dalam satu hari, kami bisa melayani 250 pengaduan untuk offline dan 500 pengaduan untuk online/ melalui Whatsapp,” ujar Tim Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PPDB Tahun Ajaran 2024/2025, Acu Setiawan, Selasa (04/06/24).

Beberapa langkah untuk mengatasi lonjakan pengaduan, lanjut Acu, pihaknya mengerahkan operator di masing-masing unit sekolah untuk melakukan pemantauan secara berkala. Kemudian, membantu orang tua siswa dalam menentukan titik koordinat.

“Biasanya titik koordinat menjadi kendala dalam pemberkasan. Lokasi rumah dengan titik sekolah harus sesuai, bergeser sedikit saja maka titik tersebut tidak akurat dan berkas tidak bisa diunduh,” tuturnya.

“Kami kerahkan operator di tiap sekolah, untuk membantu penarikan titik koordinat. Di posko pengaduan Disdik juga bisa kami bantu, dengan satu kali kesempatan melakukan perubahan” terangnya.

Acu juga menyiapkan lima loket pengaduan, lengkap dengan operator yang sudah terlatih. Nomor Whatsapp posko pengaduan juga sudah disebar.

“Posko atau helpdesk kami berada di lobi lantai 4 Kantor Disdik Kota Depok, sedangkan posko online di nomor 087744185582 atas nama Acu Setiawan,” jelasnya.

“Pengaduan didominasi oleh adanya kendala teknis berupa Kartu Keluarga (KK) yang terbit baru-baru ini, karena adanya perubahan nama misalnya dan perbaikan titik koordinat,” katanya.

“Sejauh ini masih bisa teratasi semua (pengaduan). Kami minta orang tua untuk lebih teliti memeriksa berkas sebelum diupload,” tutupnya. (Her)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini