DEPOK – Perayaan Ibadah Natal seyogyanya sudah selesai di pertengahan Januari tapi untuk menghibur masyarakat kota Depok diduga pemerintah kota Depok memaksakan Natal kembali.
Menurut Andre dari LSM Penjara, diduga acara Natal ini untuk membuat panggung bagi Gubernur Jawa Barat Kang Dedy Mulyadi karena disinyalir para peserta Natal adalah sebagian jemaat Gereja GBI Kamboja Depok dan para peserta yang mau mengikuti harus mengisi link perayaan Natal
Saat di konfirmasi Sekum PGIS Kota Depok Mangaranap Sinaga SE,MH,(21/01/26) via telepon seluler (WA) tidak mendapatkan undangan dan tidak mengetahui secara rinci tentang acara natal tersebut,
Mangaranap menabahkan semua pihak bisa melaksanakan Natal tapi ini bingung apa Natal kita Depok dengan penggunaan logo kota Depok,berarti ada indikasi intoleransi atau pemecah belah umat kristiani yang ada.
Dalam membuat event yang besar dengan mengatas namakan pemerintah kota Depok dan masyarakat kota Depok harus ada koordinasi ke pengurus gereja-gereja ataupun aras – aras gereja yang ada “ungkap Ranap sapaan Sekum PGIS.
Sementara pemerintah kota Depok saat dihubungi tidak dapat memberikan penjelasan dan camat Sukmajaya yang hadir pada rapat panitia di wa tidak menjawab saat dikonfirmasi tentang acara Natal Umat Kristiani Kota Depok ini,dengan penggunaan Logo Kota Depok ini.
Dugaan sementara dari para aktivis LSM dan sejumlah Awak Media Aliansi Wartawan Nasional (AWAN) bahwa panggung ini dibuat untuk Natal Gubernur Jawa Barat KDM yang bakal pasti hadir bersama Walikota Depok.(TIM)






